aborsi
abortion
Ringkasan Singkat
Aborsi adalah pengeluaran embrio atau janin dari rahim sebelum mampu bertahan hidup sendiri, baik secara spontan maupun disengaja.
Aborsi merujuk pada berakhirnya kehamilan dengan pengeluaran embrio atau janin dari uterus sebelum ia mampu bertahan hidup secara mandiri di luar rahim. Secara umum, aborsi terbagi menjadi dua kategori:
- Spontan: Terjadi secara alami, yang sering disebut sebagai keguguran (miscarriage).
- Induksi: Dilakukan secara sengaja melalui prosedur medis (obat atau pembedahan), baik karena alasan terapeutik (kesehatan ibu/janin) maupun keputusan pilihan (elektif).
Praktik ini sangat kontroversial dan sering melibatkan konseling aborsi, yaitu pemberian bimbingan, informasi, dan dukungan emosional mengenai terminasi kehamilan serta pilihan alternatif seperti adopsi. Dari perspektif psikologis, aborsi merupakan peristiwa kehidupan yang signifikan yang memerlukan penanganan kesehatan mental yang empatik.
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Stotland, N. L. (1992). Abortion: Decisions and Outcomes. Springer.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.